Kini, smartphone sepertinya jadi barang yang tak bisa
dilepaskan dari kehidupan kita sudah menjadi barang yang mutlak. Tak hanya
sebagai alat komunikasi saja benda yang sebesar genggaman tangan ini juga
memiliki banyak fungsi. Mulai dari sumber informasi terkini, alat pembayaran,
hingga transaksi jual beli misalnya.
Tak heran, kalau banyak dari kita yang bisa betah berjam-jam menatap layar
gadget ini. Dalam satu hari selama 24 jam, entah berapa lama waktu yang kita
habiskan untuk memelototi smartphone dengan segala aplikasi yang ada
didalamnya. Akibatnya, kita seringkali tak sadar – bahwa sebenarnya ada
berbagai bahaya yang mengancam ketika kebiasaan menggunakan smartphone ini
sudah mulai kelewatan!Berikut ini kami akan mengulas tentang bahayanya terlalu
sering menggunakan smartphone!
loading...
1.
Punya gejala yang mirip seperti saat mabuk perjalanan, terlalu lama menggunakan
smartphone ternyata bisa membuatmu sakit kepala dan mual-mual.
Punya nama cyber sickness atau disebut juga digital motion
sickness hampir mirip seperti mabuk perjalanan. Gejalanya, kamu akan merasakan
sakit kepala atau pusing ketika terlalu lama memelototi layar ponsel untuk
sekadar memeriksa lini masa atau menonton video misalnya.
Steven Rauch, seorang profesor Harvard Medical School dan direktur media di
Massachusetts Eye and Ear Balance and Vestibular Center, menyebut kondisi itu
sebagai akibat dari ketidak sesuaian input sensorik.
“Masing-masing indera manusia punya keseimbangan yang berbeda. Ketika ada input
yang mengacaukan keseimbangan tersebut, maka seseorang akan merasa pusing dan
mual. Singkatnya, kondisi ini disebut ‘konflik sensorik’ – seseorang melihat
gerak aktif namun tidak merasakannya secara fisik.”
Kondisi ini sebenarnya bisa menimpa siapa saja, namun penelitian menyebutkan
bahwa perempuan lebih berisiko daripada laki-laki. Selain itu, kondisi ini juga
rentan dialami orang-orang yang punya riwayat migrain.
2.
Jangan dikira smartphone-mu itu ringan. Penggunaan berlebihan dapat
mengakibatkan kram pada jari-jari hingga pergelangan tangan dan lengan.
Hobi SMS-an, chatting via Whatsapp,
atau main Candy Crush memang sah-sah saja. Tapi, tahu gak sih kalau hobi yang
dilakukan dengan berlebihan itu juga bisa membahayakan diri sendiri? Yup! hobi
atau kebiasaan itu dapat menyebabkan nyeri atau bahkan kram di bagian
jari-jari, pergelangan tangan, serta lengan.
Penjelasannya sih sederhana saja, menggunakan smartphone sama dengan memberi
beban pada tangan. Maka semakin sering digunakan, semakin lama pula tanganmu
terbebani sehingga nyeri pada otot-otot tangan pun sangat mungkin terjadi.
Tidak ada solusi lain kecuali mulai berusaha untuk meminimalisir penggunaan
smartphone sehari-harinya.
3.
Kurangi kebiasaan memelototi lini masa sosial media. Menatap layar ponsel
terlalu lama bakal bikin matamu perih dan kelelahan.
Selain tangan, bagian tubuh lain
yang akan mendapat dampak negatif dari kebiasaan menggunakan smartphone terlalu
lama pastilah mata. Saat menatap perangkat digital, mata kita dipaksa bekerja
lebih keras sehingga sangat rentan mengalami kelelahan dan mata kering. Rasa
tegang pada mata ini hanya bisa disembuhkan dengan sejenak menjauh dari layar
gadget.
Selain itu, para ahli menyarankan untuk selalu mengistirahatkan mata setiap 20
menit sekali. Kurang lebih selama 20 detik, usahakan untuk melempar pandangan
ke arah lain menjauh dari layar smartphone-mu. Jangan lupa pula gunakan tetes
mata untuk mengobati mata yang kering.
4.
Otak-atik smartphone membuatmu terlalu lama menunduk. Kebiasaan ini berakibat
resiko cidera di bagian leher lho!
Hampir mirip dengan nyeri pada
jari-jari dan tangan, kebiasaan menggunakan smartphone juga dapat berakibat
fatal pada bagian leher. Kenneth Hansraj dari New York Spine Surgery and
Rehabilitation Medicine menjelaskan bahwa kondisi ini kini memang menjadi
sangat lazim.
“Hal ini bukan lagi kondisi luar biasa. Lihat saja di sekitar kita, semua orang
menjadi terlalu sering menunduk. Padahal ketika kepala menunduk atau melihat ke
bawah, tulang belakang harus menanggung berat sekitar 30 kg. Tak heran jika
banyak orang mengalami cidera leher dan butuh perawatan tulang belakang secara
intensif, bahkan di usia-usia yang masih sangat muda.”
5.
Percaya gak percaya, kebiasaan menggunakan smartphone bisa membuatmu merasa
cemas berlebihan.
Kamu mungkin pernah merasa bahwa ponsel yang ada di saku
celanamu bergetar, padahal setelah dilihat tidak ada apa-apa. Ya, kondisi ini
disebut phantom phone vibration dan sudah pernah diteliti di tahun 2012 dengan
hasilnya lebih dari 90% mahasiswa sering mengalami hal tersebut. Para ahli pun
menyebutkan bahwa kondisi itu berkaitan dengan perilaku kompulsif dan perasaan
cemas yang berlebih.
Itulah mengapa sangat disarankan untuk disiplin pada diri sendiri. Mulailah
dengan meminimalisir penggunaan smartphone untuk hal-hal yang penting saja.
Selain itu, habiskan waktu untuk aktivitas atau kegiatan lain yang bahkan bisa
menjauhkan kita dari gadget dan segala resiko buruk yang dibawanya.
6.
Khusus buat para pria, penggunaan smartphone dan laptop yang kelewatan ternyata
mengancam produksi spermamu juga!
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal Fertility
and Sterility menyebutkan bahwa panas dari laptop dan smartphone bisa berakibat
buruk pada produksi sperma pria. Penelitian menemukan sampel sperma yang
diletakkan di bawah laptop akan mengalami penurunan motilitas, kemampuan
bergerak, hingga kerusakan DNA. Hasil ini jauh berbeda dengan sperma yang
disimpan dalam kondisi normal dan tidak terpapar panas dari gadget.
7.
Jangan menggunakan telepon saat di jalan atau saat sedang berkendara. Bagaimana
pun resikonya bisa sangat fatal buat orang lain dan diri sendiri juga!
Angka kematian para pejalan kaki di beberapa negara konon
meningkat akibat kebiasaan menggunakan smartphone di jalan. Hal ini lantaran
para pejalan kaki terlalu fokus pada dunia digital dalam genggamannya dan
mengabaikan apa yang ada di sekitarnya secara nyata.
Selain waktu jalan kaki yang ditempuh lebih lama, pejalan pun cenderung
mengabaikan rambu-rambu lalu lintas. Tak bisa dipungkiri bahwa teknologi kini
telah mengancam keselamatan jiwa para pejalan kaki dan pengguna jalan raya
lainnya. Kebiasaan menggunakan smartphone tanpa tahu tempat dan waktu terbukti tidak
hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain.
8.
Punya smartphone ternyata memicu perilaku konsumtif lho. Kamu jadi doyan jajan
dan hunting makanan yang berakibat kelebihan berat badan!
Kadang, akibat buruk dari penggunaan smartphone yang berlebihan
tidak bisa kita rasakan langsung. Bahkan, dampak buruk itu menjangkit ke diri
kita tanpa disadari. Ya, salah satunya dalam hal mengkonsumsi makanan. Iklan
serta berbagai situs yang mengulas soal makanan pastilah membuat kita tertarik.
Belum lagi kebiasaan teman-teman kita yang posting foto makanan ke media
sosial.
Secara tidak sadar, hal itu akan mempengaruhi pola makan kita sehingga resiko
kegemukan sebenarnya sedang mengancam kita sekali lagi tanpa kita sadari.
Apakah kamu termasuk orang yang terlalu berlebihan dalam menggunakan
smartphone-mu? Jika iya, semoga dengan membaca sedikit ulasan ini kamu bisa
segera “insaf”` mengurangi kebiasaan menggunakan smartphone supaya gak terkena
akibat-akibat berbahaya di atas, ya!