Terkadang benar bila update terbaru tidak selalu baik
untuk perangkat Android Anda. Namun, orang-orang tergiur untuk mencoba hal yang
baru. Tidak salah, itu bisa digunakan sebagai alat pembanding. Sama seperti
versi Android, tidak selalu versi yang lebih baru baik untuk perangkat Anda.
Masalah bisa bermunculan ketika Anda meng-upgrade Android ke versi yang
terbaru. Untuk sebagian Android, KitKat masih memiliki kemampuan yang lebih
baik di bandingkan versi Android terakhir, Lollipop. Ada beberapa kelebihan
KitKat yang membuat dia lebih unggul dibanding adiknya. Berikut KitKat vs
Lollipop yang membuat Android versi 4.4 tersebut lebih unggul di beberapa
bagian.
1.
Batterai
Pada versi Lollipop, Google menyertakan optimasi Project
Volta dengan janji akan membuat baterai Anda lebih tahan lama. Sayangnya, itu
tidak bekerja dengan baik di sebagian banyak perangkat Android. Dalam tes yang
dijalankan GSM Arena untuk perangkat Nexus 5 dan LG G3, kedua perangkat
tersebut lebih cepat habis baterainya dibanding saat masih menggunakan KitKat.
Nexus dan LG G3 merupakan produk yang berada di pasaran dengan OS KitKat dan
memiliki daya tahan baterai yang baik. Namun, di beberapa perangkat seperti
Moto G (2013 dan 2014), Lollipop memberikan daya tahan baterai yang lebih baik
walau tidak signifikan. Untuk itu, bagi Anda yang bisa meng-upgrade ke
Lollipop, cobalah cari tahu bagaimana pengalaman perangkat Anda setelah
menggunakan Lollipop.
2.
Lockscreen yang lebih baik atau lebih
buruk?
Anda mungkin sudah tahu perubahan lockscreen pada
Lollipop, versi terbaru Android ini membawa notifikasi ke lockscreen. Ini
berarti siapa pun bisa melihat notifikasi yang masuk ke perangkat Anda. Mungkin
Anda bisa mengaturnya agar tidak terlihat kontennya dengan memilih ‘Don’s show
notification at all’, hanya isi notifikasi yang disembunyikan, alert-nya akan
tetap tampil di lock screen Anda. Ini memang tergantung pemakai dan fitur
lockscreen ini berguna untuk Anda yang ingin cepat membuka notifikasi atau
memeriksa dari aplikasi mana notifikasi berasal. Bila Anda benar-benar ingin
lockscreen yang lebih bersih, KitKat menyediakannya.
KitKiat vs Lollipop: 7
Hal yang Membuat KitKat Lebih Baik
3.
Multitasking
Google merubah tampilan multitasking di Lollipop menjadi
seperti sebuah susunan kertas yang membuat jendela hanya terlihat headernya
saja. Di Kitkat, aplikasi yang Anda buka berada di samping dan menunjukkannya
dengan mini windows. Ini mungkin tergantung selera, tetapi tampilan Multitasking
KitKat menyediakan informasi yang banyak ketimbang Lollipop. Masalah kecepatan,
tidak ada perbedaan yang signifikan, tetapi tidak bisa diungkiri animasi
multitasking di Lollipop memang cantik dan terkesan cepat. Untuk urusan ini,
coba ponsel teman Anda yang sudah menggunakan Lollipop dan rasakan
multitaskingnya dan bandingkan dengan perangkat Anda yang menggunakan KitKat.
4.
Silent Mode
Keputusan Google untuk menghilangkan short cut Silent
Mode pada menu power cukup mengundang banyak pertanyaan orang-orang. Shortcut
ini sangat berguna, Anda bisa dengan cepat membuat ponsel Anda diam dengan
menekan tombol power beberapa saat hinga muncul menu power. Anda memang bisa
membuat perangkat Lollipop diam dengan mengecilkan volume ponsel hingga paling
minim atau masuk ke pengaturan, tetapi itu dengan beberapa langkah. Di Lollipop
5.1 Google menambahkan fitur Priority yang berguna untuk mengatur suara dan
notifikasi pada perangkat Anda. Fiturnya memang sangat bagus, tetapi tetap ada
beberapa langkah yang harus Anda lakukan.
5.
Kompatibilitas aplikasi
Ini selalu menjadi masalah ketika versi OS baru muncul.
Bukan hanya pada Android, hampir di semua OS termasuk desktop. Prinsipnya,
aplikasi akan melakukan penyesuaian ketika versi baru OS keluar. Tidak ada cara
lain, developer harus mengikuti peraturan Google. Mereka akan mulai sibuk agar
aplikasinya bisa digunakan di Lollipop. Sebagai contoh, orang-orang yang
menggunakan Xposed framework dan sudah banyak menginstal modul menunda upgrade
ke Lollipop karena framework custom tersebut belum benar-benar stabil di
Lollipop, belum lagi modul mereka yang harus menyesuaikan ketika Xposed
berhasil diintegrasikan ke Lollipop. Ini tentu akan memakan waktu hingga
aplikasi atau tools Android stabil di Lollipop. Bila Anda memiliki aplikasi
yang sangat penting atau Anda sudah jatuh cinta padanya, tetapi belum
kompatibel dengan Lollipop, di sarankan Anda menunda upgrade ke versi Android
terbaru.[RIC]










0 komentar:
Posting Komentar